Search

Memuat...
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Kamis, 03 November 2011

postheadericon Fungsi Keluarga Dalam Kehidupan Kita


    Keluarga adalah tempat atau wadah bagi salah satu pembentukan karakteristik seseorang dan pertamakalinya seseorang merasakan kehangatan kasih sayang sebagai makhluk yang paling sempurna di dunia. Keluarga juga tempat untuk berlindung dari segala sesuatu yang dapat membahayakan diri manusia itu sendiri. Berikut ini saya akan memberikan beberapa contoh fungsi keluarga di dalam kehidupan diri saya pribadi dan orang lain.



      1. Kasih sayang
Tentu pertama kali kita lahir kedunia ini kita sudah mendapatakan kasih sayang dari seorang ibu, ayah dan bahkan keluarga kita. Dan dari situlah kita harus mencintai dan mengasihi sesama anggota keluarga dan kemudian untuk mengasihi masyarakat dimana kita berada.

2. Media Keakraban
Sebab dalam keluargalah pertama-tama seseorang mengalami hubungan dengan manusia dan memperoleh representasi dari dunia sekelilingnya. Pengalaman hubungan dengan keluarga semakin diperkuat dalam proses pertumbuhan sehingga melalui pengalaman makin mengakrabkan seorang anak dengan lingkungan keluarga. Keluarga menjadi dunia dalam batin anak dan keluarga bukan menjadi suatu realitas diluar seorang anak akan tetapi menjadi bagian kehidupan pribadinya sendiri. Anak akan menemukan arti dan fungsinya

3. Pembentukan kepribadian
Pribadi seseorang dapat dinilai dari diri kepribadian keluargannya. Jika pribadi keluarga tersebut buruk maka cenderung orang itu memili sifat yang buruk juga. Sebaliknnya jika pribadi seseorang baik, tentu dia berasal dari keluarga yang baik pula.

4. Keagamaan
Fungsi ini untuk membangun insan yang agamis yang bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kita sering diajari keagamaan dari kita kecil hingga kita dewasa oleh keluarga kita. Fungsi ini dimungkinkan untuk dijalankan oleh setiap keluarga karena pada kenyataannya di samping agama sudah menjadi pegangan hidup bangsa juga adalah sebagai landasan idiil negara kita pada sila pertama. Contoh : Iman, taqwa, kejujuran, kesholehan , ketaatan beribadah, kesabaran, kasih sayang, tanggung jawab.

5. Budaya
Merupakan fungsi pelestarian budaya bangsa melalui keluarga dimana dari fungsi ini mencerminkan tingkah laku suatu budaya dan keluarga itu sendiri. Seperti hal nya budaya jawa yang terkenal dengan lemah lembutnnya, tentu saja jika keluarga tersebut berasal dari budaya jawa pasti keluarga lembut-lembut.

6. Perlindungan atau rasa aman
Kebanyakan dari orang ketika dia mendapatkan masalah, yang pertama dia lakukan adalah meminta perlindungan atau rasa aman. Seperti hal nya anak kecil ketika dia berkelahi dengan temannya dia langsung cerita kepada ibu nya untuk meminta perlindungan.

7. Fungsi Reproduksi
Fungsi ini adalah suatu fungsi yang hakiki karena manusia harus dapat melanjutkan keturunannya dan yang diharapkan adalah keturunan yang berkualitas.

8. Fungsi Ekonomi
Upaya yang dilakukan dalam memberikan suatu kegiatan yang bersifat ekonomis yang sangat produktif untuk, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan sebagai wahana pendidikan pada keluarga. 

  • Contoh salah satu fungsi keluarga yang mempengaruhi kehidupan pribadi saya.
    Saya yakin ketika saya dilahirkan, saya sudah mendapat kasih sayang dari ayah dan ibu saya. Apa yang membuat saya begitu yakin, karena ibu saya sudah memberikan saya ASI, merawat, memberi kasih sayang, hingga membesarkan saya dan ayah saya yang mencari nafkah untuk menghidupi keluarga kami. Ketika saya memasuki usia 5 tahun dan mulai masuk TK saya merasakan betapa pentingnnya keluarga bagi saya. Ketika itu saya berkelahi dengan teman TK saya, hal ini terjadi karena dia sering mengejek saya. 1 atau 2 kali saya tidak peduli. Tetapi dia mengejek saya hampir setiap hari, namannya Adi. Ini membuat saya kesal dan ingin memukulnya. Suatu ketika sudah waktunya pulang sekolah dan kebetulan sekali saya dan Adi tidak dijemput oleh orang tua kami. Tanpa basa-basi lagi saya langsung memukul dia, dan perkelahian pun terjadi antara kami. Lalu saya pun dipisahkan oleh orang yang ada disekitar kami. Setelah itu saya pun pulang, dan sesampainnya dirumah ibu saya pun bertanya kepada saya. Apa yang sudah terjadi, kenapa wajahmu memar-memar seperti itu? Saya pun akhirnnya menceritakan semua yang terjadi, saya pun diberi nasihat oleh ibu saya, bahwa berkelahi itu tidak baik dan tidak dapat menyelesaikan masalah. Disaat itu saya benar-benar merasa bersalah dan tidak tau harus berbuat apa, tetapi ibu saya memakluminya dan menganggap itu hanya angin lewat. Setelah memar saya diobati, ibu pun mengajak saya jalan-jalan untuk melupakan masalah yang tadi terjadi. Saya pun begitu senang dan seketika saya melupakan hal tersebut. Sebelum tidur ibu pun mengingatkan kepada saya, bahwa saya harus meminta maaf kepadi Adi besok, saya pun menuruti perkataan ibu. Tiba lah hari esok untuk masuk sekolah, dan kali ini ibu mengantar saya. Ketika saya bertemu dengan Adi saya langsung meminta maaf kepadannya, begitu juga dengan Adi. Dia merasa sangat bersalah karena sering mengejek saya. Ibu saya pun meminta maaf dan menjelaskan kepada ibu nya Adi yang kemarin terjadi, dan ibu Adi pun memakluminnya. Sejak saat itu saya menjadi teman yang baik dengan Adi. Pada saat itu saya merasakan betapa pentingnnya peran ibu serta kelurga dalam kehidupan saya. Disaat saya ada masalah saya bisa bercertia kepada ayah atau pun ibu, dan ketika sudah bercerita saya merasa tenang dan terlepas dari masalah itu. Saya merasa nyaman ketika saya berkumpul dengan keluarga saya. Itu lah pengalaman saya, bagaimana dengan kamu! Pastinya lebih menarik ya..

0 komentar:

Visitor My Blog

Clock

About Me